Selasa, 20 September 2016

Green Computing untuk Kehidupan Sehari-hari

~Selamat Pagi, Assalamualaikum Wr. Wb. Salam Sejahtera untuk kita semua. Om swastyastu.~
 Tak Kenal maka tak sayang, hehe kenalan dulu yaakk, Nama Saya Misgi Surya Nandian, bisa dilihat di Bio sih hehe, ini adalah posting blog pertama saya hehe, saya Mahasiswa di UMMagelang, Teknik Informatika.oke kita lanjut saja ke materi yakk:

~PENDAHULUAN~
        Teknologi yang canggih telah menjadi bagian dari kehidupan manusia saat ini, dengan penulisan ini kita ingin menambah pengetahuan mengenai green computing agar kita dapat menjalankan green computing sehingga mengurangi dampak kerusakan lingkungan. 
        Diharapkan dengan penulisan ini pembaca dapat menerapkan green computing dalam kehidupan sehari hari dan mengerti apa bahaya dari pemakaian teknologi tanpa memikirkan lingkungan.
      Maka dalam pembahasan karya tulis kali ini kita akan membahas tentang penerapan green computing. Disini akan dijabarkan mengenai cara menggunakan teknologi dengan baik dan benar agar tidak mencemari lingkungan.



A. Pengertian Green Computing 

          Menurut jurnal berjudul Green Computing Tech.View (2008, p1) Green  Computing merupakan salah satu mode terbaru dalam domain digital. Seringkali, hal  ini menjadi tanggung jawab perusahaan dan digunakan sebagai alat pemasaran. Pengguna komputer juga berbicara tentang hal yang dapat mengurangi emisi karbon untuk dapat memperlambat pemanasan global dan yang benar-benar berarti adalah bagaimana menemukan cara untuk mengurangi kenaikan listrik.
          Menurut Kaseya (2008, p1) dalam bukunya berjudul Green Computing: Using IT Automation to Achieve Energy Efficieny, green computing atau green IT adalah praktek pelaksanaan kebijakan dan prosedur dengan meningkatkan efisiensi sumber dayakomputasisedemikian rupa untuk mengurangi dampak lingkungan dari pemanfaatannya. Green computing didirikan pada "triple bottom line", prinsip ini mendefinisikankesuksesan suatu perusahaan berdasarkan kinerja ekonomi, lingkungan dan sosial. Filosofi berikut ini diberikan karena ada jumlah terbatas dari sumber daya alam yang tersedia, karena itu demi kepentingan komunitas bisnis secara keseluruhan diperlukan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya yang terbatas untuk menjamin kelangsungan hidup jangka panjang ekonomi. Sama seperti industri penebangan kayu lama mereka belajar bahwa dengan menanam  pohon untuk konsumsi listrik saat ini di perusahaan maka harus memaksimalkan konservasienergi terbaru sampai menjadi lebih mudah. Hal ini sering disebut sebagai "keberlanjutan"  yaitu, kemampuan planet untuk mempertahankan tingkat  konsisten sumber daya untuk memastikan kelanjutan dari tingkat masyarakat yang ada dan perusahaankomersial.



B. Mengapa Kita Harus Menerapkan Green Computing?
              Teknologi Informasi yang telah menjadi hal utama dalam infrastruktur sosial menjadi peran penting dalam kehidupan manusia. Komputer merupakan suatu hal yang berkembang cepat yang membutuhkan banyak energi. Sebuah komputer berteknologi tinggi membutuhkan lebih banyak energy untuk melakukan input, proses dan output. Dengan perkembangan teknologi, manusia cenderung bergantung pada teknologi bahkan semakin lama sangat bergantung. Hal ini akan menimbulkan banyak masalah karena energi adalah suatu hal yang tidak bisa di perbaharui.
         Aktivitas manusia yang paling banyak mempengaruhi lingkungan ataupun kerusakan lingkungan tersebut merupakan fenomena nyata. Lebih-lebih di era globalisasi ini dimana informasi sangat penting dan menjamurnya dunia internet dikalangan pelajar, pebisnis maupun masyarakat pada umumnya. Kita tahu banyak permasalahan yang terjadi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
          Oleh karena itu Green Computing digunakan untuk memaksimalkan efisiensi energi dan meningkatkan daur ulang produk dan limbah pabrik dalam penerapannya pada kehidupan sehari hari. Green Computing berfokus pada membuat teknologi yang membantu pelestarian alam dan meminimalkan efek buruk pekembangan teknologi.   
          Green Computing adalah pendekatan ramah lingkungan dengan komputasi modern, fokus utama Green Computing yaitu mengurangi dampak lingkungan dari proses industri dan teknologi yang disebabkan oleh penduduk bumi serta solusi untuk memanfaatkan sumber daya komputer secara efisien seperti mengurangi kerusakan yang terjadi di alam dengan cara membuat produk daur ulang, mengurangi proses polusi, memberikan alternatif untuk teknologi tertentu dan lainnya.  

C. Solusi Untuk Green Computing


Menurut Vithoba, Nayak, dan More (2010, p52-53) dalam jurnalnya berjudul Solution for Green Computing, green computing memiliki beberapa solusi di dalam pemakaiannya, antara lain:

·         Energy Efficiency
Memaksimalkan pemakaian daya listrik sistem komputasi serta mengurangi penggunaan sistem selama puncak periode waktu.
·         Reducing Electronic Waste
Merupakan teknologi fisik pada komponen (keyboard, monitor, CPU, dll) yang tidak green lagi dan sangat beracun. Beberapa bisnis dan pemerintah kini telah memberlakukan untuk mendaur ulang komponen elektronik dan produsen hardware yang sudah tidak bisa digunakan lagi atau sudah tidak dipakai lagi.
·         Employing thin clients
Sistem ini memanfaatkan hanya fungsi komputasi dasar dan kadang-kadang hanya diskless (workstation atau komputer pribadi tanpa disk drive, yang    mempekerjakan boot jaringan untuk memuat sistem operasi dari server), serta memanfaatkan sistem remote untuk melakukan kegiatan pengolahan      utamanya. Sejak jaman kuno sistem ini sudah dapat digunakan untuk          melakukan fungsi tertentu, sehingga elektronik limbah dapat berkurang. Kini    perangkat baru untuk klien sudah tersedia dan dirancang dengan daya rendah konsumsi.
·         Telecommuting
Menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk memungkinkan karyawan
dalam melakukan pekerjaannya dari rumah untuk mengurangi transportasi
emisi.
·         Remote Administration
Memungkinkan administrator dalam kemampuan membuat akses jarak jauh, monitor dan sistem perbaikan signifikan untuk mengurangi kebutuhan dalam perjalanan fisik ke kantor yang lokasinya jauh dari lokasi pelanggan. Dengan telecommuting, maka dapat mengurangi perjalanan serta tidak perlu adanya emisi karbon.
·         Green Power Generation
Banyak perusahaan memilih untuk menerapkan kebersihan, sumber energi terbarukan, seperti matahari dan angin, untuk sebagian atau seluruhnya dari kekuatan bisnis mereka.
·         Green Computing Practices
Dengan adanya pelatihan pada green computing maka masyarakat dapat belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan atau "green" komputasi dengan cara menghemat energi di dalam komputer. Ini berkaitan dengan penggunaan kertas, toner cartridge, pembuangan peralatan komputer yang sudah tua dan melakukan keputusan tepat ketika mempertimbangkan untuk membeli seperangkat komputer baru.
·         Reducing Paper Waste
Untuk membuat kantor tanpa kertas, maka penggunaannya harus dikurangi semaksimal mungkin. Komputer memiliki jauh dari penyebab yang meningkatkan produksi kertas dan sampah kertas lainnya, di bawah ini adalah beberapa saran untuk mengurangi limbah kertas:
  • Cetak (print) sedikit mungkin atau bila sangat dibutuhkan.
  • Meninjau dan memodifikasi dokumen di layar untuk penggunaan printer.
  • Preview dokumen.
  • Minimalkan jumlah hard copy dan kertas draft yang dibuat.
  • Menyimpan informasi ke dalam disk, daripada mencetaknya (print).
  • Recycle Waste Paper
  • Beli dan gunakan kertas daur ulang di printer dan mesin fotokopi. Dilihat dari sudut pandang lingkungan, kertas daur ulang yang terbaik adalah 100 persen pasca konsumen dari daur ulang konten.
  • Simpan e-mail bila memungkinkan sehingga dapat menghindari pencetakan e-mail.
  • Gunakan e-mail bukan faks atau mengirim faks secara langsung
    dari komputer
    untuk menghilangkan kebutuhan hard copy. Ketika harus menggunakan fax hard copy, maka dapat menghemat kertas dengan menggunakan "sticky" fax catatan alamat dan bukan sampul.
  • Pada dokumen yang lebih besar, gunakan ukuran font yang lebih kecil
    (konsisten dengan pembacaan) untuk menghemat kertas.
  • Jika printer dapat mencetak halaman uji setiap kali dihidupkan, maka fitur yang tidak perlu harus dinonaktifkan.
  • Sebelum kertas print dibuang, sisihkan bagian yang kosong untuk digunakan sebagai kertas memo atau mencetak draft.
  • Ketika dokumen dicetak atau disalin, gunakan dua kali lipat
    sisi pencetakan dan penyalinan. Jika memungkinkan, gunakan
    beberapa halaman per lembar pilihan pada printer
    .
  • Ketika informasi umum jenis dokumen harus dibagi ke pegawai kantor, cobalah membuat salinan individu untuk setiap orang. Ini juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu melalui e-mail.
  • Reusing and recycling 
Adarsh ​​College & lembaga di kota Hingoli menghasilkan banyak toner printer, cartridge tinta jet dan baterai yang tahan selama setahun. Daripada membuangnya, mereka dapat didaur ulang agar menghemat sumber daya dan mengurangi polusi dan limbah padat. 


Oke Guys, mungkin sampai sini dulu okeey?? tenang, akan saya update lagi secepatnya hehe, selamat beraktifitas :D
Wassalamualaikum Wr. Wb~ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar